Salah satu bulan yang sangat penting dalam kehidupan Aisha, karenaaaaa bulan ini dia secara resmi jadi anak daycare. Sebuah perubahan besar dari si penunggu jendela tiap sore, jadi anak pp rumah daycare tiap hari hiks. Sungguh perjuangan ya, Nak T-T
Sudah masuk minggu ketiga, dan anaknya masih nangis pas mau masuk daycare. Gapapa, berproses pelan-pelan, semoga Allah mudahkan. Sejauh ini sudah baikkkk banget, luar biasa penerimaan dia dengan perubahan ini. Ternyata benar ya, anak-anak tanpa dia sadar, harus menanggung konsekuensi dari pilihan kedua orang tuanya.
Baiklah, melownya udah dulu, let's move to perkembangan Aisha sampai umur 16 bulan ini. Nggak nyangka yaa, 8 bulan lagi jadi harus menyapih. Bulan ini masuk dua kali pumping di kantor, sepertinya bulan depan masuk ramadhan akan jadi sehari sekali.
Motorik kasar
- Suka jalan mundur-mundur, atau muter-muter.
- Sudah mulai berusaha lari, meskipun masih belum bisa mengontrol kecepatan.
- Bisa menendang bola, kadang berusaha angkat kaki satu.
- Naik turun ketinggian lantai sudah bisa.
Motorik halus
- Sudah bisa menuangkan air dari satu wadah ke wadah yang lain
- Bisa menumpuk 3 balok. Waktu itu dia berusaha mau membawa 3 susu uht mini dalam sekali bawa, dan ternyata usahanya adalah ditumpuk terlebih dahulu meski masih jatuh-jatuh.
- Mencoret-coret pakai spidol.
- Bisa sorting color, meskipun belum mengenal warna. Tapi mengambil puzzle kayu dengan warna hitam semua, atau mengambil bola-bola kecil dengan warna semua sama.
- Memasukkan mainan lingkaran yang berlubang ke tiang-tiang kecil, duh apasih jelasinnya, mainan yang itu pokoknya.
- Nahhh, bagian ini yang beda jauh dari Aira. Aisha di umur segini belum terlalu paham dengan perintah dan bahasa. So far kalau disuruh ambil tisu, disuruh ke sini, disuruh ke sana, disuruh tutup pintu sudah mengerti.
- Kosakata: ayah, emam/maem, dada, baaa, nenen. Niruin suara embek, suara cicak.
- Belum terlalu bisa menunjuk gambar, baru beberapa saja.
- Masih sukanya bilang gajelas. Tapi pengucapan konsonan sudah bisa (huruf d, k, m, g). Meskipun belum bisa disuruh menirukan kata.
- Bisa senandung cicak-cicak dan twinkle-twinkle.
- Sudah paham dengan letak benda: ambil susu, ambil es, kasih makan ikan, makanan ayam.
- Paham konsep atas-bawah-turun, sana-sini.
- Terbiasa dengan gerakan pakai-copot baju.
- Sudah pintar makan sendiri, malah justru lebih suka makan sendiri. Minum pakai gelas, pakai cangkir, pakai sedotan sudah bisa.
- Akhirnya sudah mengerti dan bisa menunjuk: ayah-ibu-kakak-adek.
- Sudah bisa mempertahankan keinginan dan punya keinginan. Bisa nangis kejer kalau copot baju atau dipakaikan baju.


